KUALA KAPUAS, IMMKALTENG.ID – Menanggapi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih melanda wilayah Kalimantan Tengah, Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Kalteng bersama Pimpinan Cabang (PC) IMM Kapuas menggelar aksi sosial di area Car Free Day (CFD) Kuala Kapuas, Minggu (20/9/2026).
Aksi kemanusiaan yang berkolaborasi dengan Yayasan Seribu Senyum ini menghadirkan posko pemeriksaan kesehatan gratis serta penyaluran bantuan berupa 2.000 masker dan paket multivitamin bagi masyarakat yang terdampak paparan kabut asap.
Tujuan dari pelaksanaan aksi tanggap bencana di pusat keramaian ini dijelaskan langsung oleh Ketua Umum PC IMM Kuala Kapuas, Nurul Husna.
“Kegiatan ini dilaksanakan untuk merespons bencana yang terjadi di Kalimantan Tengah, khususnya di Kabupaten Kuala Kapuas. Ini menjadi langkah nyata bagi kader IMM Kapuas dalam merespons dampak karhutla,” ujarnya.
Apresiasi atas dukungan kemitraan yang memungkinkan aksi kemanusiaan ini terealisasi turut disampaikan oleh Ketua Umum DPD IMM Kalteng, Aris Pratama Gunawan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Seribu Senyum yang telah membantu mengirimkan bantuan untuk masyarakat terdampak karhutla di Kalimantan Tengah, sehingga IMM bersama kader-kader dapat membantu masyarakat secara langsung melalui bantuan yang disalurkan tersebut,” ungkapnya.
Kehadiran posko kesehatan dan pembagian masker ini mendapat sambutan hangat dari warga yang sedang berolahraga maupun beraktivitas di area CFD. Rasa syukur atas kepedulian mahasiswa dan lembaga donatur diungkapkan oleh salah seorang perwakilan masyarakat setempat.
“Kami sangat terbantu dengan adanya pemeriksaan kesehatan gratis ini. Bantuan masker dan multivitamin yang dibagikan juga sangat tepat karena kondisi udara akibat asap belakangan ini mulai mengganggu pernapasan,” ucap alvin masyarakat Kuala Kapuas.
Melalui pengoperasian posko kesehatan dan pembagian logistik ini, IMM Kalteng berharap upaya mitigasi dampak kesehatan dapat berjalan optimal, sekaligus mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan demi mencegah bertambahnya titik api di Kalimantan Tengah. (F)







Tinggalkan komentar