Kembali Bergeliat, IMM Kapuas Gelar Darul Arqam Dasar

Oleh

Redaksi IMM Kalteng

Redaksi IMM Kalteng

Terbit

KAPUAS, IMMKALTENG.ID – Darul Arqam Dasar (DAD) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Kapuas menjadi ruang awal bagi mahasiswa untuk memahami nilai-nilai Muhammadiyah sekaligus membangun karakter, intelektualitas, dan kepemimpinan kader. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini dibuka langsung oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kapuas, H. Suwarno Muriyat, yang juga menjabat Kepala Dinas Pendidikan kabupaten Kapuas, di Aula Kesbangpol Kabupaten Kapuas, Kuala Kapuas, Sabtu (3/9/2026).

Dalam sambutannya, Suwarno mengatakan Darul Arqam merupakan bagian penting dari proses kaderisasi Muhammadiyah. DAD tidak hanya memberikan pengetahuan organisasi, tetapi juga menjadi proses pembentukan karakter dan komitmen kader terhadap gerakan Islam berkemajuan.

Ia mendorong IMM menjadi ruang tumbuh bagi mahasiswa Muhammadiyah untuk memperkuat keislaman, keilmuan, kepemimpinan, dan kepedulian terhadap masyarakat.

“IMM harus menjadi ruang tumbuh bagi mahasiswa Muhammadiyah untuk memperkuat keislaman, keilmuan, kepemimpinan, dan kepedulian terhadap masyarakat. Kader tidak cukup hanya cerdas secara akademik, tetapi juga harus memiliki integritas dan mampu memberikan solusi bagi umat dan bangsa,” ujarnya.

Suwarno juga mengajak kader belajar dari para pendidik di Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) Kapuas yang sebelumnya telah mengikuti proses DAD.

“Jadikan Darul Arqam Dasar ini sebagai kawah candradimuka kader. Bangun tradisi membaca, berdiskusi, berpikir kritis, berorganisasi, dan beramal. Itulah kekuatan IMM sebagai organisasi mahasiswa Muhammadiyah,” pesannya.

Sementara itu, M. Alvin, Sekretaris Umum PC IMM Kapuas, menyampaikan bahwa DAD bukan sekadar kegiatan seremonial atau rutinitas organisasi, melainkan pintu gerbang awal perkaderan untuk menempa mental, mengasah intelektualitas, dan memperkuat spiritualitas mahasiswa sebagai kader pencerah di Kapuas.

“Trilogi Ikatan yang terdiri atas Anggun dalam Moral, Unggul dalam Intelektual, dan Pelopor dalam Gerakan tidak cukup berhenti sebagai jargon organisasi. Nilai tersebut perlu dipahami dan diwujudkan dalam sikap serta gerakan kader, ungkanya.

Ketua Umum DPD IMM Kalimantan Tengah, Aris Pratama Gunawan, turut mendorong peserta mengikuti DAD dengan sungguh-sungguh.

“Proses kaderisasi menjadi bagian penting dalam membentuk identitas IMM sekaligus menyiapkan generasi muda Muhammadiyah menghadapi perubahan zaman dengan tetap berpegang pada nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan,” ucapnya.

Selama tiga hari, peserta mendapatkan berbagai materi, di antaranya Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, ideologi Muhammadiyah, ke-IMM-an, kepemimpinan, intelektualitas, serta gerakan sosial. Sejumlah materi juga disampaikan alumni IMM serta Ketua Bawaslu Kabupaten Kapuas, Iswahyudi Wibowo, S.H. (MA)

Redaksi IMM Kalteng

Redaksi IMM Kalteng

Artikel Penulis

Pos Terkait

Tinggalkan komentar