IMM Kalteng Soroti Pemadaman Listrik Bergilir hingga Enam Jam dan Kabut Asap Dampak Karhutla

Oleh

Redaksi IMM Kalteng

Redaksi IMM Kalteng

Terbit

PALANGKA RAYA, IMMKALTENG.ID – Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Kalimantan Tengah (Kalteng) menyampaikan keprihatinan mendalam atas terjadinya pemadaman listrik bergilir yang berlangsung hingga enam jam di sejumlah daerah di Kalteng, bersamaan dengan memburuknya kualitas udara akibat kabut asap yang ditimbulkan oleh kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Kondisi tersebut dinilai semakin memperberat beban masyarakat. Pemadaman listrik tidak hanya menghambat aktivitas rumah tangga, tetapi juga berdampak pada pelayanan publik, dunia pendidikan, pelaku usaha, hingga fasilitas kesehatan yang membutuhkan pasokan listrik secara berkelanjutan. Di saat yang sama, kabut asap akibat karhutla meningkatkan risiko gangguan kesehatan masyarakat, khususnya bagi anak-anak, lansia, ibu hamil, dan kelompok rentan lainnya.

Ketua Umum DPD IMM Kalteng, Aris Pratama Gunawan, menegaskan bahwa pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus hadir memberikan solusi nyata atas persoalan yang sedang dihadapi masyarakat.

“Masyarakat Kalteng saat ini menghadapi dua persoalan sekaligus, yakni pemadaman listrik berkepanjangan dan kabut asap akibat Karhutla. Kondisi ini tidak boleh dianggap sebagai persoalan biasa. Pemerintah bersama seluruh instansi terkait harus bergerak cepat, memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan, serta memberikan informasi yang terbuka mengenai penyebab, penanganan, dan langkah antisipasi yang dilakukan,” ujarnya.

Aris juga meminta PT. PLN (Persero) UP3 Palangka Raya dan PT. PLN UID Kalselteng untuk memberikan penjelasan secara transparan mengenai penyebab pemadaman listrik bergilir, wilayah yang terdampak, serta estimasi normalisasi pasokan listrik. Transparansi informasi menjadi penting agar masyarakat dapat mengantisipasi dampak yang ditimbulkan.

Di sisi lain, pemerintah daerah bersama BPBD, TNI, Polri, dan seluruh unsur terkait diharapkan meningkatkan upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan melalui patroli terpadu, percepatan pemadaman titik api, serta penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang terbukti melakukan pembakaran hutan dan lahan.

“Upaya yang telah dilakukan seluruh pihak patut diapresiasi. Namun, penanganan Karhutla tidak boleh hanya berfokus pada pemadaman, melainkan juga harus diperkuat melalui langkah-langkah pencegahan, edukasi kepada masyarakat, serta penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan,” ungkapnya.

DPD IMM Kalteng juga mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi dalam mencegah Karhutla dengan tidak membuka lahan melalui pembakaran serta segera melaporkan apabila menemukan titik api di lingkungan sekitar, serta menjaga kesehatan salah satunya dengan menggunakan masker ketika keluar rumah.

DPD IMM Kalteng berharap seluruh pihak dapat memperkuat koordinasi dan bekerja secara kolaboratif agar persoalan pemadaman listrik dan kabut asap dapat segera diatasi, sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal dan hak masyarakat atas lingkungan yang sehat serta pelayanan publik yang optimal dapat terpenuhi. (AF)

Redaksi IMM Kalteng

Redaksi IMM Kalteng

Artikel Penulis

Pos Terkait

Tinggalkan komentar