Kekerasan Seksual

Komitmen Bersama Lawan Kekerasan Seksual, IMM Kalteng Teken MoU dengan Posbakum ‘Aisyiyah Kalteng

PALANGKA RAYA, IMMKALTENG.ID – Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kalimantan Tengah (DPD IMM Kalteng) dan Pos Bantuan Hukum (Posbakum) ‘Aisyiyah Kalimantan Tengah resmi menjalin kerja sama strategis dalam upaya Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di lingkungan mahasiswa dan kampus. Penandatanganan nota kesepahaman tersebut menjadi bentuk komitmen bersama dalam menciptakan ruang aman, inklusif, serta berpihak kepada korban, Jumat (8/5/2026). Ketua Umum DPD IMM Kalteng, Aris Pratama Gunawan menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah nyata IMM Kalteng dalam menghadirkan gerakan ...

IMM Kalteng Gelar Talkshow “Perempuan, Ruang Aman, & Masa Depan: Melawan Stigma, Membangun Kesetaraan”

PALANGKA RAYA, IMMKALTENG.ID – Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kalimantan Tengah (DPD IMM Kalteng) menggelar Talkshow Keperempuanan bertajuk “Perempuan, Ruang Aman, & Masa Depan: Melawan Stigma, Membangun Kesetaraan”. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Pendidikan Khusus Immawati (Diksuswati) IMM Kalteng 2026, sebagai bentuk komitmen dalam membangun kesadaran kolektif mengenai pentingnya perlindungan perempuan, penciptaan ruang aman, serta penguatan peran perempuan dalam kehidupan sosial, pendidikan, dan organisasi. Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber yang berkompeten di bidangnya. Pemateri pertama, Ketua Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah ...

DPD IMM Kalteng Soroti Lonjakan Kasus Kekerasan Seksual, Dorong Penguatan Edukasi dan Penegakan Hukum

PALANGKA RAYA, IMMKALTENG.ID – Ketua Bidang Immawati Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kalimantan Tengah (DPD IMM Kalteng), Risma Dewi, menyoroti meningkatnya tren kasus kekerasan seksual di Indonesia yang dinilai semakin memprihatinkan dari waktu ke waktu. Berdasarkan data Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan, atau Komnas Perempuan, pada tahun 2025 tercatat sebanyak 376.529 kasus kekerasan, termasuk di dalamnya kekerasan seksual berbasis elektronik, pelecehan seksual, eksploitasi seksual, hingga pemerkosaan. “Ini angka yang sangat besar, dan itu baru yang terdata dari korban ...