PALANGKA RAYA, IMMKALTENG.ID – Sebagai wujud kepedulian nyata terhadap kondisi para pejuang garis depan pemadam kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kalimantan Tengah (Kalteng) turun langsung membantu menjaga kesehatan para relawan. Sebanyak 300 relawan dan petugas pemadam mendapatkan layanan kesehatan dan injeksi vitamin gratis di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya dan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadaman Kebakaran (BPBPK) Kalteng, Ahad (25/10/2026).
Aksi kemanusiaan ini merupakan buah kolaborasi sinergis antara DPD IMM Kalteng bersama Seribu Senyum, Parahita Diagnostic Center, Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kalteng, dan RSI PKU Muhammadiyah. Langkah strategis ini diambil sebagai respons atas kelelahan fisik yang dialami para petugas setelah berbulan-bulan berjibaku memadamkan api di lapangan.
Aris Pratama Gunawan, Ketua Umum DPD IMM Kalteng menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah membantu melaksanakan agenda tersebut.
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung program yang sangat penting ini untuk seluruh para relawan di Kota Palangka Raya, kita doakan para relawan diberikan kesehatan dan kekuatan dalam setiap giat yang dilakukan,” ungkapnya.
Dalam aksi bersama ini, tidak hanya suntikan vitamin C dan neurobion yang diberikan, para petugas juga menerima bantuan penunjang stamina dan pernapasan berupa susu, masker, hingga oksigen portabel.
Direktur Seribu Senyum, M. Syahrizal Izaqi, yang turut hadir dalam kolaborasi tersebut, menegaskan bahwa sasaran penerima bantuan mencakup anggota TNI/POLRI, petugas BPBD, hingga relawan mandiri.
“Ke depannya, pihak kolaborator juga tengah mengupayakan pengadaan respirator tambahan untuk melindungi petugas dari paparan asap pekat, yang diperkirakan akan tiba pada pekan depan,” ujarnya.
Ketua Pos Koordinasi Karhutla Muhammadiyah Kalteng, Inayati Muharini, mengatakan kondisi fisik relawan menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung penanganan karhutla. Paparan asap dan medan yang berat dapat memengaruhi kesehatan personel selama menjalankan tugas.
“Program layanan kesehatan bagi 300 relawan ini merupakan bentuk dukungan terhadap dedikasi para petugas yang berjuang menangani karhutla. Kesehatan mereka perlu mendapat perhatian agar dapat menjalankan tugas dengan baik,” ujar Inayati.
Sementara itu, Sekretaris Forum Relawan Pemadam Kebakaran dan Pertolongan se-Palangka Raya, Dede, menyampaikan bahwa intervensi kesehatan ini datang di saat yang sangat tepat. Ia mengungkapkan banyak relawan yang kelelahan hebat hingga nyaris pingsan saat berhadapan langsung dengan titik api yang terus meluas.
“Memang suntik vitamin itu sangat diperlukan karena kondisi saat ini sudah berbulan-bulan kawan-kawan relawan berjibaku di lapangan, melakukan pemadaman hingga pembasahan,” ujar Dede.
Dede berharap sinergi kebaikan yang turut dipelopori oleh IMM Kalteng ini dapat dilakukan secara berkala agar seluruh relawan yang belum tersentuh bantuan medis bisa segera mendapatkan penanganan.
Melalui kolaborasi ini, DPD IMM Kalteng berkomitmen untuk terus membersamai perjuangan para relawan dan memperluas koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Harapan besarnya yaitu memastikan kondisi pahlawan Karhutla tetap tangguh demi mengembalikan langit Kota Palangka Raya kembali biru dan bebas dari asap. (FDS)







Tinggalkan komentar