PALANGKA RAYA, IMMKALTENG.ID – Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kalimantan Tengah (DPD IMM Kalteng) mengimbau kepada seluruh kader dan pimpinan IMM se-Kalteng serta masyarakat Kalteng agar kita bersama-sama meningkatkan kepedulian, kewaspadaan, dan solidaritas terhadap kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Kalteng.
Sebagai kader IMM Kalteng yang memiliki tanggung jawab sosial dan kemanusiaan, mari kita mengambil peran dengan tetap mengedepankan keselamatan, kepedulian terhadap masyarakat, serta semangat amar ma’ruf nahi munkar.
Untuk itu, DPD IMM Kalteng mengimbau kepada seluruh kader dan pimpinan IMM serta masyarakat Kalteng:
- Mengutamakan keselamatan dan kesehatan, khususnya yang berada di wilayah dengan kualitas udara yang buruk. Kurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi kabut asap semakin pekat. Konsumsi makanan bergizi seimbang, perbanyak buah dan sayur yang kaya antioksidan untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh. Minum air putih yang cukup untuk menjaga hidrasi dan membantu membersihkan saluran pernapasan.
- Menggunakan masker ketika harus beraktivitas di luar ruangan dan mengingatkan keluarga serta masyarakat sekitar untuk melakukan hal yang sama. Selalu perbarui informasi mengenai kualitas udara di lingkungan sekitar melalui aplikasi atau situs resmi pemerintah.
- Tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, termasuk pembakaran lahan, sampah, atau kegiatan lain yang berpotensi menimbulkan dan memperluas kebakaran.
- Mengaktifkan semangat IMM Mengabdi dengan melakukan edukasi, kampanye pencegahan Karhutla, pembagian masker apabila diperlukan, serta aksi sosial dan kemanusiaan sesuai kemampuan masing-masing level pimpinan IMM. Meningkatkan kepedulian terhadap kelompok rentan, seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, dan masyarakat yang terdampak langsung oleh kabut asap.
- Tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, khususnya terkait titik api, kondisi Karhutla, maupun informasi yang dapat menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat.
- Segera melaporkan dan berkoordinasi dengan pihak berwenang apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi menyebabkan kebakaran, serta tidak mengambil tindakan pemadaman secara mandiri apabila kondisi membahayakan keselamatan.
- Kepada seluruh pimpinan dan kader IMM di daerah, mari membangun koordinasi dengan MDMC dan Lazismu dalam upaya pencegahan dan penanganan dampak karhutla.
Kondisi Karhutla bukan hanya persoalan lingkungan, tetapi juga persoalan kemanusiaan, kesehatan, ekonomi, dan keselamatan masyarakat. Karena itu, IMM tidak boleh hanya menjadi penonton. Kita harus hadir dengan gerakan yang nyata, terukur, dan tetap mengedepankan keselamatan. (AF)







Tinggalkan komentar