PALANGKA RAYA, IMMKALTENG.ID – Forum Keluarga Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (FOKAL IMM) Kalimantan Tengah (Kalteng) secara resmi menetapkan Sigit Abi Priyanto, M.T., sebagai Ketua Koordinator Wilayah (Korwil) untuk melanjutkan kepemimpinan periode 2022-2027. Penetapan ini secara resmi ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan oleh Sekretaris Jenderal Koordinator Nasional Forum Keluarga Alumni IMM, Dr. Yusuf Warsyim, S.Ag., M.H., Senin (4/5/2026).
Sigit Abi Priyanto dipercaya untuk melanjutkan estafet kepemimpinan menggantikan almarhum Huzaifah yang wafat sebelumnya. Kepergian almarhum menjadi duka mendalam bagi keluarga besar FOKAL IMM, sekaligus meninggalkan tanggung jawab besar untuk melanjutkan visi dan perjuangan FOKAL IMM Kalteng.
Sigit Abi Priyanto, menyampaikan bahwa sinergi antara FOKAL IMM Kalteng dan DPD IMM Kalteng merupakan langkah strategis dalam membangun gerakan kolektif alumni untuk mendukung kemajuan Muhammadiyah, umat dan bangsa.
“FOKAL IMM itu bukan semacam otoritas baru yang mengambil alih peran ortom, apalagi IMM. Kita adalah lembaga taktis yang bertugas membantu, mendukung, melobi, dan mendorong gerakan Muhammadiyah serta kader IMM di berbagai lini yang lebih jelas kedepan,” ujarnya.
Kegiatan tersebut dibarengi dengan konsolidasi dan diskusi bersama Sekretaris Jenderal Koordinator Nasional Forum Keluarga Alumni IMM, Dr. Yusuf Warsyim, S.Ag., M.H., dengan mengusung tema “Semangat Berkolaborasi, Bergerak dan berdampak untuk Kalimantan Tengah.”
Yusuf Warsyim menyampaikan empat garis besar peran strategis FOKAL IMM.
“Pertama, sebagai lembaga taktis pendukung gerakan Muhammadiyah yang memperkuat sinergi antara alumni dan struktur Muhammadiyah. Kedua, menjadi penggerak lobi strategis. Ketiga, membangun opini publik, dan keempat, transformasi sosial,” jelasnya.
Lebih lanjut, Yusuf Waryim menegaskan pentingnya menjaga keberlanjutan silaturahmi dan kolaborasi lintas daerah.
“Silaturahmi ini jangan berhenti di sini saja. Kita dorong terus, sehingga IMM Kalimantan Tengah punya kekuatan besar dan harus terus terorganisir, serta kader militan,” pungkasnya. (AF)







Tinggalkan komentar